Saturday, August 31, 2013

Ruhut: Chairul Tanjung Ikut Konvensi Capres Demokrat

VIVAnews – Partai Demokrat September mendatang akan gelar konvensi untuk menyeleksi calon presiden RI yang akan mereka usung pada Pemilu 2014. Pimpinan Demokrat mengklaim sampai Selasa ini, 13 Agustus 2013, sudah sepuluh orang yang berminat jadi peserta.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, mengungkapkan beberapa orang sudah siap untuk ikut konvensi. Ada politisi, mantan pejabat, purnawirawan TNI, menteri, hingga pengusaha.

“Ketua DPR Marzuki Alie, Ketua DPD Irman Gusman, mantan KSAD Pramono Edhie Wibowo, Menteri BUMN Dahlan Iskan, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, mantan Ketua MK Mahfud MD, mantan Panglima TNI Djoko Santoso, mantan Panglima TNI Endriartono Sutarto, dan pengusaha media Chairul Tanjung,” kata Ruhut.

Anggota Komisi Hukum DPR itu menyatakan hingga kini belum ada perempuan yang siap jadi kandidat. Namun, menurut Ruhut, tak menutup kemungkinan mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani juga akan diundang ikut konvensi. 

Ruhut mengatakan, tokoh-tokoh yang sudah menyatakan minatnya ikut konvensi sejauh ini diyakini Demokrat bisa mendongkrak elektabilitas partai. “Konvensi ini gagasan yang sangat brilian dari SBY. Jadi konvensi sangat serius dan siapapun yang lolos sangat bisa mendongkrak elektabilitas partai karena mereka orang teruji,” kata dia.

Komite Konvensi mewajibkan seluruh peserta untuk menandatangani dan mematuhi kode etik yang dirumuskan oleh Demokrat. “Mereka harus tanda tangan satu per satu di atas materai. Kalau ada di antara peserta yang melihat rumusan kode etik itu terlalu berat, itu hak mereka (untuk mundur dari konvensi),” kata anggota Komite Konvensi, Suaidi Marasabessy, Selasa 13 Agustus 2013. (ren)

imamsurojo 14/08/2013 semoga upaya partai demokrat ini tidak sia-sia, karena pemilu legislatif 2014 belum tahu siapa yg leading.PD akhirnya punya tipi!! Golkar punya anteve, tvone; Nasdem punya metro; hanura punya mnc. Bisa kampanye gratis dan corong resmi PD di trans dan trans 7. Kalo beneran, wah bakal males nonton trans, ntar banyak iklan sby, .. bla bla.. pro rakyat..bla bla..

Sumber: VivaNews.com

Lapas Rusuh Lagi, DPR Kritik Pidato RAPBN Presiden

Sorry, I could not read the content fromt this page.

Sumber: VivaNews.com

Guruh: Belum Saatnya Jokowi Nyapres

VIVAnews - Putra bungsu mantan Presiden Soekarno, Guruh Soekarnoputra menilai, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo belum pantas maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2014.

"Kalau menurut saya, belum saatnya," kata Guruh usai Sidang bersama Presiden SBY, DPR, dan DPR untuk memperingati Hari Kemerdekaan, Jumat 16 Agustus 2013.

Menurut politisi senior PDI Perjuangan ini, tak masalah jika Jokowi menjadi rebutan partai-partai lain, yang ingin berlomba menjadikannya sebagai calon wakil presiden atau calon presiden melalui konvensi Demokrat. "Tapi kan tergantung Jokowi," ujar dia.

Dalam berbagai survei, elektabilitas Jokowi memang tak terbendung. Bahkan, Jokowi dapat mengalahkan calon presiden dari partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Belum ada capres yang cocok

Guruh juga menilai, belum ada tokoh yang cocok untuk menjadi capres sejauh ini. "Dari kader PDIP tidak ada juga," kata Guruh. Menurut dia, saat ini, Indonesia sudah amburadul.

Terutama, kata dia, dengan adanya amandemen produk Undang-Undang Dasar Tahun 2002. Di mana, dalam amandemen itu semua bertentangan dengan Pancasila. "Pemilu langsung itu bertentangan, MPR juga bukan lembaga tertinggi ini sudah salah," ujar dia.

Sehingga, kata dia, saat ini banyak orang yang tidak tahu soal ideologi yang benar. "Termasuk capres-capres ini, nggak ada yang ngerti (ideologi Pancasila)," kata dia.

Saat ini, beberapa pimpinan partai politik yang sudah menyatakan diri sebagai calon presiden adalah Wiranto dari Partai Hanura, Prabowo Subianto dari Partai Gerindra, dan Aburizal Bakrie dari Partai Golkar. (sj)


Sumber: VivaNews.com

Ketua DPR: Lapas Rusuh, Apa Kerja Denny Indrayana?

VIVAnews - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Marzuki Alie, Senin 19 Agustus 2013, menyoroti kinerja Wakil Menteri Hukum dan HAM, Denny Indrayana, terkait kerusuhan yang terjadi di Lembaga Pemasyarakatan Labuhan Ruku di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara."Selama ini, dia (Denny) aktif sidak di lapas, ini hasilnya apa?" kata Marzuki di Gedung DPR.Marzuki mempertanyakan yang dilakukan Denny pada saat melakukan sidak di lapas-lapas. Apakah hanya melihat kinerja sipir lapas yang harus keras terhadap para narapidana."(Denny) tidak melihat dia (napi) sebagai manusia. Napi itu memang salah, tapi kan sudah dihukum, tapi seharusnya hak-haknya dilindungi. Ini harusnya dipelajari, investigasi, carikan solusi," kata Marzuki.Menurut Marzuki, ada beberapa hal yang kemungkinan bisa menjadi pemicu kerusuhan lapas yang terus berulang, di antaranya masalah diskriminasi, Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 tentang mengetatan remisi narapidana teroris, narkoba dan korupsi, serta kapasitas lapas yang tidak mencukupi."Mereka pasti merasa tidak nyaman, walau bagaimanapun, terpidana ini manusia juga, punya emosi, punya rasa," kata dia.Tapi, kata Marzuki, masalah-masalah inilah yang harus diteliti.Kerusuhan di lembaga pemasyarakatan kembali terjadi. Kelebihan kapasitas  menyebabkan gesekan antar napi, menyebabkan kerusuhan di beberapa lembaga pemasyarakatan di tanah air. Narapidana Lapas Kelas II A Labuhan Ruku, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara Minggu sore, 18 Agustus 2013 mengamuk dan membakar beberapa ruangan lapas. Kerusuhan terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Dalam kerusuhan itu sebanyak 30 napi melarikan diri, namun 11 di antaranya berhasil ditangkap kembali. (umi)
(function(d, s, id) {var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];if (d.getElementById(id)) return;js = d.createElement(s); js.id = id;js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1&appId=67839049483";fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);}(document, 'script', 'facebook-jssdk'));SAMA AJA EMANG BUSUK SEMUAA NYAA, YA DPR YA KEMENKUMHAM, KAN SAMA2 PEMERINTAAH, SKRG AJA MAEN SALAH2ANN, DASAR PEJABAT PD GA TAU MALU, KLO MSH PUNYA MALU PECAT TUH MENTERI MA WAMEN'A KLO GA YA NGUNDURIN DIRI LAH, DAN DPR PUN BEKOAR DOANG BISA'A! F...K

Sumber: VivaNews.com

Friday, August 30, 2013

Banyak Masalah, DPR Godok RUU untuk TKI

VIVAnews - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Marzuki Alie dalam pidato pembukaan masa sidang I tahun 2013-2014, Jumat 16 Agustus 2013, menyoroti permasalahan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri.

Banyaknya masalah TKI ini, menurut Marzuki, karena Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan TKI di Luar Negeri belum mampu memberikan perlindungan menyeluruh kepada para TKI.

Karena itu, menurut Marzuki, DPR sudah menyiapkan Rancangan Undang-Undang baru tentang Perlindungan Pekerja di Luar Negeri. "RUU ini akan segera memasuki pembicaraan tingkat I," kata Marzuki.

Untuk pembahasan RUU tentang Perlindungan Pekerja di Luar Negeri ini, pimpinan DPR dan pimpinan Komisi IX bidang Ketenagakerjaan sudah melakukan rapat konsultasi sebanyak dua kali.

"Terutama, untuk menuntaskan masalah amnesti yang diberikan oleh Pemerintah Arab Saudi kepada para WNI overstayer dan non-procedural," kata dia.

DPR, Marzuki melanjutkan, akan mengapresiasi perpanjangan amnesti hingga 3 November 2013. Tapi, perpanjangan amnesti tersebut tidak ada artinya jika tidak ada perubahan pola pelayanan.

"Untuk itu, Kemenakertrans dan Kemenlu, harus bekerja sama dengan baik dalam mengambil kebijakan yang terkait dengan masalah perlindungan TKI di luar negeri," ujar dia.

Kedua kementerian itu diharapkan mengutamakan kepentingan TKI yang sedang didera permasalahan, dengan memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya, sehingga mereka merasakan adanya perlindungan sebagai Warga Negara Indonesia. (art)

Tak mungkin DPR menghasilkan Undang-undang yg belain rakyat !!! Pasti selalu belain yg bisa bayar !!!

Sumber: VivaNews.com

SBY Pidato Kenegaraan, Anggota DPR Dilarang Interupsi

VIVAnews – Hari ini, Jumat 16 Agustus 2013, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan menyampaikan tiga pidato kenegaraan untuk menyambut hari kemerdekaan Indonesia yang jatuh besok Sabtu, 17 Agustus 2013. Pidato itu disampaikan Presiden SBY dalam rapat bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Daerah di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

Wakil Ketua MPR Hajriyanto Thohari meminta agar anggota DPR dan DPD tidak melakukan interupsi ketika Presiden membacakan pidato kenegaraan. “Anggota DPR sebaiknya mendengarkan saja karena pembahasan ada di tingkat Badan Anggaran dan komisi,” kata dia.

Pukul 09.00 WIB, Presiden SBY akan menyampaikan pidato terkait hari kemerdekaan RI, sedangkan pukul 14.30 WIB tentang Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2014 dan Nota Keuangan.

Hajriyanto mengatakan, anggota DPR memang bisa saja melakukan interupsi. “Tapi kalau lihat materi pidato, aspek yang mendapat tanggapan diberikan waktu dalam sidang berikutnya. Jadi interupsi lebih pas di pembahasan untuk persetujuan RAPBN yang diajukan pemerintah,” ujar politisi Golkar itu.

Koordinator Panitia Pelaksana Tim Kerja Persiapan Sidang Bersama DPR dan DPD, Gusti Kanjeng Ratu Hemas, mengatakan mulai pukul 09.00 WIB hingga malam nanti akan dilakukan tiga rangkaian sidang, yaitu Sidang Bersama DPR-DPD dengan agenda Pidato Kenegaraan Presiden dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-68 Kemerdekaan RI pada pukul 09.00 WIB, Rapat Paripurna Luar Biasa DPR dengan agenda Pidato Presiden tentang RAPBN 2014 dan Nota Keuangan pada pukul 14.30 WIB, serta Sidang Paripurna DPD dengan agenda Pembukaan Tahun Sidang 2013-2014 pada pukul 19.00 WIB.

Merujuk pada pokok-pokok acara dalam Buku Petunjuk Acara Sidang Bersama DPR-DPD, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beserta Ibu Negara Kristiani Herrawati, akan tiba pukul 08.45 WIB di lantai dasar Gedung Nusantara. Di depan pintu utama gedung, Ketua DPD Irman Gusman dan istri Liestyana Rizal, serta Ketua DPR Marzuki Alie dan istri Asmawati, menyambut Presiden dan istri. Mereka kemudian menuju ruangan VIP.

Lima menit sebelum SBY tiba, Wakil Presiden Boediono dan istri Herawati akan tiba lebih dulu pukul 08.40 WIB. Ia akan disambut Wakil Ketua DPD Gusti Kanjeng Ratu Hemas dan Wakil Ketua DPR Muhammad Sohibul Iman. Mereka kemudian juga menuju ruangan VIP.

Pukul 08.58 WIB, Presiden, Wakil Presiden, pimpinan DPR, dan pimpinan DPD akan bersama-sama memasuki ruangan sidang paripurna. “Presiden akan menyampaikan kondisi kebangsaan Indonesia, refleksi dan perspektif, serta seruan kepada seluruh rakyat Indonesia,” kata Hemas. (sj)

yongkipribadi 17/08/2013 hehehehe, emangnya diinterupsi ada manfaatnya ?Mau interupsi?? Gak takut kuwalat apa? Beliau itu dewa teringgi demokrat. Mau dikutuknya jadi kodok, apa?? cangkeme 16/08/2013 aduh pak, kalo digabung2 gitu apa ga pada tidur nantinya? bapak pidato kemerdekaan aja dijamin pada tidur gimana ngomongin RAPBN??Pidato kenegaraan mau di interupsi??. Haiiaah katro banget klo kejadian, memalukan nama bangsa. Btw, ini berita mau provokatif ya?. Masyarakat udah pinter, moment mana yg layak di interupsi dan mana yang tidak.Ini malah kontra produktif, bahkan jika ga dikomodasikan dg baik, bisa2 dilempar pake sepatu kayak Bush. Wah berabe nih. (tp jgn khawatir, ini tergantung hasil kerja dengan isi pidato, kalo sesuai kenyaataan, jgn takut)

Sumber: VivaNews.com

Jokowi: Kalau Saya Maju Capres, Pasti dari PDIP

VIVAnews – Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Jumat 16 Agustus 2013, mengatakan tak diundang Partai Demokrat untuk mengikuti konvensi calon presiden. Lagipula dia kader PDIP, bukan partai lain.

“Saya ini kader PDIP. (Kalau maju capres) ya pasti dari PDIP,” kata Jokowi usai menyimak pidato kenegaraan di Gedung DPR RI, Jakarta. Namun tentu saja kewenangan untuk menunjuk capres ada di tangan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Untuk diketahui, dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah petinggi partai dan menteri mendatangi Jokowi. Mulai dari mantan Wakil Presiden Hamzah Haz, Jusuf Kalla, Yusril Ihza Mahendra, Menteri BUMN Dahlan Iskan, hingga adik kandung Prabowo Subiakto, Hashim Djojohadikusumo.

Nama Jokowi mencuat sebagai capres dengan elektabilitas tertinggi dalam berbagai hasil survei. Namun PDIP meyakini Jokowi akan tetap setia dengan partai dan tidak akan tergoda untuk maju menjadi capres dari partai lain – pun seandainya PDIP tak menunjuk Jokowi sebagai capres 2014.

“Jokowi sangat loyal. Dia juga jadi Wali Kota Solo dan Gubernur DKI bukan atas kemauan sendiri, tapi karena permintaan partai. Dia kader yang baik dan berpegang teguh pada ideologi partai,” kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDIP Maruarar Sirait. (umi)

(function(d, s, id) {var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];if (d.getElementById(id)) return;js = d.createElement(s); js.id = id;js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1&appId=67839049483";fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);}(document, 'script', 'facebook-jssdk')); Budi mulia 17/08/2013 P jkwi, benahi Jkt dulu. Kita rindu ibukota yg menjadi cermin bg kota2 lain utk berbenah. Periode depan baru benahi Ind, dg jadi PRESIDEN . Budi mulia 17/08/2013 P jkwi, benahi Jkt dulu. Kita rindu ibukota yg menjadi cermin bg kota2 lain utk berbenah. Periode depan baru benahi Ind, dg jadi PRESIDEN . Budi mulia 17/08/2013 P jkwi, benahi Jkt dulu. Kita rindu ibukota yg menjadi cermin bg kota2 lain utk berbenah. Periode depan baru benahi Ind, dg jadi PRESIDEN . kevin.coken 16/08/2013 jokowi majulah jadi prsident,, jangan kecewakan bangsa ini,,karnna mereka udah rindu pemimpin seperti pak jokowi,,, hidup jokowi,, hidup bu megawatiJangan seperti gubernur yg kemaren, udah jadi gubernur pindah ke parte laen dan sekarang matek gak kepilih lagi. Kualat sih. tubil | 16/08/2013 | Laporkan
Alah bulshitt lah kualat...semua pejabat yg dr partai pasti di mintain setoran ama partai pengusungnya...kaga ada yg gratis bung, hari gini jd pejabat masih gratisan..ngimpi kali ye

Sumber: VivaNews.com